INDONESIA BECOMES THE FIRST SOUTHEAST ASIAN NATION TO PUBLICLY ANNOUNCE ITS PARTICIPATION IN EXPO 2020 DUBAI

for-website20161114105610016

Indonesia, Southeast Asia’s most populous nation, announced its commitment to participate in Expo 2020 Dubai, building on strong links between the two countries.  

Expo 2020 Dubai today announced that Indonesia has confirmed its official participation in Expo 2020 in a letter from the President of Indonesia, His Excellency Joko Widodo, addressed to His Highness Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Vice President and Prime Minister of the UAE and Ruler of Dubai.

The letter was delivered to Her Excellency Reem Al Hashimy, UAE Minister of State for International Cooperation, and Director General, Bureau Dubai Expo 2020, by the Ambassador of Indonesia to the UAE, Husin Bagis.

This confirmation signifies the latest milestone in the deepening relationship between the UAE and Indonesia. As the first Southeast Asian nation to publicly confirm its participation, Indonesia’s agreement also represents progress made by Expo 2020 Dubai in engagement with Southeast Asia, a key region for international outreach. Indonesia is the world’s fourth-largest nation by population underscoring its significance as a market.

Her Excellency Reem Al Hashimy, UAE Minister of State for International Cooperation, and Director General, Dubai Expo 2020 Bureau, said: “Expo 2020 Dubai is a chance for the UAE to build stronger bonds with Southeast Asia and the entire world and we are thrilled that Indonesia will be participating. The ties between the UAE and Indonesia are deep and we hope to build on that relationship further in the coming years. With the fourth largest population in the world and a growing and vibrant middle class, Indonesia is an exciting addition to the World Expo.”

His Excellency Husin Bagis said:  “Indonesia and the UAE enjoy a rich history of connection – through trade, commerce, diplomatic relations, and a shared culture and heritage. We are delighted to announce our participation in Expo 2020 Dubai, whose core theme of ‘Connecting Minds, Creating the Future’ reflects our own belief that collaboration and cooperation can help forge a better world. Indonesia will proudly join Expo 2020 Dubai’s prestigious platform, which will facilitate both the creation of partnerships and the exchange of knowledge and expertise in order to address the global challenges of the 21st century.”

Indonesia and the UAE enjoy strong trade and tourism links. Bilateral trade reached AED 11.75 billion in 2015, and tourism between the two countries is growing. Emirates and Etihad both have direct flights to the Indonesian capital city of Jakarta, and Emirates launched its daily service to Bali in 2015.

Source : expo2020dubai.ae

Menangkan WHTA (World Halal Tourism Award) untuk Pariwisata Indonesia di Mata Dunia

33-whta

Jakarta, 2016  – “Pariwisata sebagai sektor andalan yang harus didukung oleh semua sektor lain terutama yang terkait langsung dengan infrastruktur dan transportasi,”  Presiden Joko Widodo

Tahun ini ajang kompetisi tingkat dunia, Wisata Halal Dunia atau yang lebih dikenal dengan World Halal Tourism Award 2016 (WHTA 2016) kembali digelar. WHTA 2016 adalah penghargaan yang diberikan kepada destinasi – destinasi halal. Destinasi halal yang dimaksud adalah tujuan wisata yang lengkap dengan fasilitas halal, pariwisata ramah wisatawan muslim (moslem friendly tourism). Contoh kriteria yang harus ada pada destinasi halal adalah mudah ditemukannya masjid, tempat wudhu, hotel memiliki petunjuk arah kiblat, jam shalat, kitab suci, dan lain sebagainya. WHTA 2016 diadakan dari tangga 24 Oktober s.d 6 November 2016 (babak penyisihan) dan 7 s.d 24 November 2016 (babak final) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Pada tahun sebelumnya (2015), Indonesia keluar sebagai juara umum dengan memenangkan tiga kategori sekaligus dari 15 kategori yang dilombakan. Indonesia berhasil mendapat penghargaan WHTA 2015, World Best Halal Honeymoon 2015 untuk Lombok, dan World Best Halal Hotel 2015 untuk Sofyan Hotel. Pada ajang WHTA 2016 kali ini, Indonesia mengikuti 12 kategori dari 16 kategori yang dilombakan dan ke12 kategori tersebut masuk dalam putaran kedua (babak final). Pada babak penyisihan, nilai Indonesia berselisih ketat dengan negara pesaing kita, Malaysia.

 “Kemenangan itu direncanakan,” kata Menteri Pariwisata, Arif Yahya. Arif Yahya yakin bahwa dengan dukungan dari semua rakyat Indonesia, kita bisa menyapu bersih semua kategori yang kita ikuti. Ini adalah saatnya kita menunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah bangsa yang besar, modern, dan pro digital. Mengikuti dan memenangkan ajang kompetisi pariwisata halal tingkat internasional adalah salah satu cara efektif untuk mempromosikan pariwisata halal pada khususnya dan pariwisata Indonesia pada umumnya. Pariwisata Indonesia akan semakin dikenal dan nilainya dimata dunia pun akan semakin tinggi. Dengan begini, diharapkan sektor pariwisata bisa meningkatkan pendapatan produk domestik bruto (PDB), devisa negara, dan jumlah lapangan pekerjaan.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk ikut mendukung dengan memilih dan memberikan suaranya melalui situs voteindonesia.com. Ke-12 kategori yang diikuti dan nominator yang bisa dipilih adalah:

  1. World’s Best Airline for Halal Travellers – Garuda Indonesia
  2. World’s Best Airport for Halal Travellers – Sultan Islandar Muda International Airport, Aceh, Indonesia
  3. World’s Best Family Friendly Hotel – The Rhadana Hotel, Kuta, Bali, Indonesia
  4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel – The Trans Luxury Hotel Bandung, Indonesia
  5. World’s Best Halal Beach Resort – Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia
  6. World’s Best Halal Tour Operator – Ero Tour, West Sumatera, Indonesia
  7. World’s Best Halal Tourism Website – www.wonderfullomboksumbawa.com, Indonesia
  8. World’s Best Halal Honeymoon Destination – Sembalun Village Region, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  9. World’s Best Hajj & Umrah Operator – ESQ Tours & Travel, Jakarta, Indonesia
  10. World’s Best Halal Destination – West Sumatera, Indonesia
  11. World’s Best Halal Culinary Destination – West Sumatera, Indonesia
  12. World’s Best Halal Cultural Destination – Aceh.

Sebelum masuk ke pilihan 12 kategori tersebut, voter diharuskan memasukkan biodata terlebih dahulu. Setelah selesai mengisi kesemua kategori dan mengumpulkannya (submit), voter akan mendapatkan notifikasi di email terkait keikutsertaanya dalam pemilihan tersebut. (Sumber : Tim Komunikasi Pemerintah – Bakohumas)