Tentang KBRI Abu Dhabi

Republik Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Persatuan Emirat Arab pada tahun 1976. KBRI Abu Dhabi dibuka pada 28 Oktober 1978 dipimpin oleh seorang Kuasa Usaha Sementara, Dr. Abdullatief Taman.

Hingga 15 tahun kemudian, KBRI masih dipimpin oleh Kuasa Usaha. Baru pada 29 Maret 1993, Pemerintah RI mengirimkan Duta Besarnya yang pertama, Abdullah Fuad Rachman, yang mulai bertugas setelah menyerahkan letter of credentials kepada Kepala Negara PEA pada tanggal 6 April 1993).

Daftar Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab beserta masa jabatannya:

– Abdullah Fuad Rachman

(6 April 1993 – 31 Agustus 1996)

– Drs Husny Sungkar

(25 September 1996 – 5 Juli 2000)

– Drs Ibrahim Jusuf

(3 Agustus 2000 – 15 Mei 2002)

– Faisal Bafadal, SH

(2 September 2003 – 24 Desember 2006)

– Drs. M. Wahid Suprijadi

(5 Mei 2008 – 30 November 2011)

– Salman Al Farisi

(4 Juni 2012 – sekarang)

Jam Kerja

Jam kerja adalah hari Minggu hingga Kamis dari jam 09.00 – 17.00. Kantor KBRI tutup pada hari Jumat dan Sabtu serta pada hari-hari libur yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia maupun Persatuan Emirat Arab.

Untuk pelayanan kekonsuleran, jam kerja adalah jam 09.00 – 13.00 serta jam 16.00-16.30 (hanya untuk pengambilan dokumen saja). Untuk kenyamanan anda, pastikan semua dokumen yang dipersyaratkan untuk setiap pelayanan kekonsuleran telah dilengkapi.

Perlu diperhatikan bahwa untuk sebagian besar pelayanan kekonsuleran, KBRI Abu Dhabi hanya memberikan pelayanan bagi yang tinggal di wilayah Southern Emirate (Abu Dhabi, Al Ain, Ruwais). Bagi yang tinggal di wilayah lain akan diberikan pelayanan di KJRI Dubai.

Halaman Terkait